Berita bola Inggris – Mantan kiper Chelsea, Mark Bosnich menyarankan kepada mantan klubnya agar memberikan kesempatan kepada Kepa Arrizabalaga. Kiper muda Chelsea itu memang kerab kali mendapatkan sorotan pada musim ini. Dirinya dianggap gagal menjaga mistar gawang Chelsea yang membuat tim asuhan Frank Lampard ini sering kebobolan.
Frank Lampard pun memang melihata ada yang salah dengan permainan Kepa Arrizabalaga. Lampard lantas beberapa kali mengantikan posisinya Kepa yang digantikan oleh Willy Caballero pada empat pertandingan Premier League. Meskipun tidak sepenuhnya mengeser Kepa dari statusnya sebagai kiper utama Chelsea, Lampard sempat memberikan kesempatan dalam dua pertandingan terakhir jelang jeda kompetisi karena virus corona.
Penampilan kurang konsisten Kepa Arrizabalaga kabarnya membuat Chelsea mengambil keputusan cepat. Mereka ingin merekrut kiper baru yang dapat mengantikan Kepa dibawah mistar gawang The Blues. Pada musim panas mendatang kabarnya Chelsea akan merekrut, Andre Onana (Ajax Amsterdam), Gianluigi Donnarumma (AC Milan), hingga Manuel Neuer (Bayern Muenchen).
Mark Bosnich juga menyebutkan bahwa Kepa telah menunjukkan peningkatan ketika ia kembali diberi kepercayaan oleh Lampard lagi. Dirinya menilai keputusan Lampard untuk mengesernya sementara sudah tepat, karena dapat memacu Kepa untuk melakukan yang lebih baik lagi agar posisinya dapat kembali aman.
“Saya hanya berpikir soal permainannya ketika pertama kali datang,” ungkap Bosnich dikutip dari berita bola Football5star.
“Frank (Lampard) telah membuat keputusan yang baik ketika meninggalkannya, tetapi dia menjadi lebih baik ketika kembali,” sambung Bosnich.
Bosnich juga memberikan saran kepada Lampard agar terus memberikan kepercayaan kepada Kepa dipertandingan selanjutnya. Sebab, dirinya percaya kiper asal Spanyol itu memiliki kualitas yang patut diperhitungkan untuk berjaga di bawah mistar gawang The Blues.
“Saya menilai Kepa sebagai kiper dengan kemampuan luar biasa,” kata Bosnich.”Banyak orang mengatakan bahwa ia punya masalah dalam hal distribusi bola. Namun, tugas seorang kiper adalah mengamankan gawangnya. Bagi saya, apa yang sudah dia lakukan adalah hal yang bagus,” sambugnya.
Chelsea memboyong Kepa Arrizabalaga dari Athletic Bilbao pada jendela transfer musim panas 2018 dengan banderol 80 juta euro atau sekitar Rp 1,4 triliun. Harga tersebut membuat Kepa tercatat sebagai kiper termahal di dunia.
Dirinya juga memaklumi kesalahan yang dilakuan kiper muda itu saat menjaga pinalti. “Dalam hal mendominasi kotak penalti, dia masih muda dan sedikit sehingga perlu waktu untuk mengatasinya. Itu adalah sesuatu yang mereka perlu kerjakan. Bagi saya, dia belum menjadi bencana. Dia sejauh ini sudah baik-baik saja,” jelasnya.
“Sulit untuk mengikuti Petr Cech di era paling sukses mereka di klub. Lalu, Anda memiliki Thibaut Courtois, yang juga luar biasa. Saya percaya bahwa Kepa memiliki kemampuan yang diberikan waktu untuk mencapai level itu,” tandas eks pemain Chelsea tersebut.