Berita bola Terbaru, Senin 11 Mei 2020 datang dari Hakim Ziyech. Dimana dirinya dikabarkan akan mengenakan jersey Chelsea dalam waktu dekat. Pemain yang berstatus penyerang Ajax Amsterdam itu sudah resmi tanda tangan kontrak transfer pada Januari 2020 lalu.

Dirinya akan berlabu ke Chelsea pada akhir musim 2019/20 ini. Seperti diketahui kalau Ziyech merupakan pembelian pertama Frank Lampard sebagai pelatih The Blues. Wajar memang jikaLampard tertarik dengan Ziyech yang tampil impresif sepanjang musim 2018/19 lalu.

Ziyech berperan penting dalam membantu Ajax di Liga Champions. Melihat talenta Ziyech yang besar sepertinya Lampard akan menjadikan Ziyech sebagai pemain inti. Tebakan ini juga sama dengan yang diperkirakan Jesper Gronkjaer sebagai mantan pemain yang pernah menempuh jalur sama dengan dari Ajax ke Chelsea.

Gronkjaer memang mengatahui kalau Ziyech bukan berasal dari akademi Chelsea. Namun dirinya yakin kemampuan penyerang asal Maroko itu tidak perlu diragukan lagi. Ziyech saat ini kuat dengan posisinya di Ajax sebagai penyerang sayap kanan, kemungkinan Lampard nantinya juga akan menerapkan posisi yang sama.

“Ziyech merupakan salah satu pemain yang mencuri perhatian saya dalam dua musim terakhir, meski dia bukan produk akademi Ajax. Anda memang membutuhkan pemain seperti itu,” kata Gronkjaer kepada berita bola Goal internasional.

“Anda membutuhkan pemain seperti itu. Saya kira semua klub top sudah mengamati Ziyech dan bertanya-tanya apakah dia cukup bagus untuk direkrut,” sambungnya.

“Dia pemain fantastis, saya kira dia akan langsung masuk dalam starting XI Chelsea,” ujarnya.

Meskipun demikian Gronkjaer menghimbau agar Ziyech dapat mengatasi masalah adaptasi ketika tiba di Chelsea nantinya. Walaupun kemampuan dirinya saat ini menjadi perhatian dunia tidak menjadi jaminan dirinya akan dapat bertahan di Chelsea.

“Beradaptasi dengan Premier League lebih merupakan masalah mental daripada hal lainnya. Ketika Anda pernah bermain untuk Ajax, Feyenoord, atau PSV, Anda bermain dalam tim yang selalu menguasai bola, menciptakan banyak peluang, dan mencetak banyak gol,” imbuh Gronkjaer.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan kalau Premier League sangatlah keras. Jadi setiap pemain harus dapat beradaptasi dengan cepat jika ingin bertahan di kerasnya kompetisi. Untuk teknik Gronkjaer menyarangkan agar sang pemain lebih meningkatkan kemampuan fisik dan kecepatan.

“Namun, di Premier League, Anda tidak punya banyak waktu untuk belajar dan Anda harus langsung tampil apik sejak hari pertama. Sekarang Premier League tidak hanya mengutamakan kemampuan fisik dan kecepatan, tapi juga teknik,” tandasnya.