Berita bola terbaru hari ini, Bek Juventus, Daniele Rugani memberikan ucapan menyentuh saat masa karantina. Dirinya yang positif corona dan harus dikarantina untuk beberapa pekan kedepan. Dirinya pun membuat Juventus harus menghentikan segala aktifitas mereka termasuk latihan dan pertandingan.
Dalam masa karantina dirinya memberikan ucapan yang kepada halayak ramai. Dirinya sukses membuat publik bersedih dengan kondisinya saat ini yang merasa kesepian. Pemain kelahiran Italia ini memang menjadi pemain pertama Juventus yang terjangkit virus corona.
Pemain yang saat ini berumur 24 tahun masih juga merasakan kejenuhan. Dirinya masih menjalani masa karantina di hotel klub yang berselahan dengan tempat latihan Timnas Italia saat ini. Dirinya tidak boleh ditemani oleh siapapun dalam masa karantina ini.
Pernyataan menyentuh itu disampaikan dirinya pada Selasa (17/3/2020). Dimana Rugani menyampaikan pesan khusus untuk klub dan semua pecinta bola beserta masyarakat dunia. Pemain yang rindu dengan orang-orang tercinta ini menyampaikan harapan agar segera pulih.
“Saya baik-baik saja saat ini, saya bisa pastikan itu kepada semuanya. Saya selalu bisa tetap kalem dan saya tidak merasakan tanda-tanda sakit yang serius-serius amat. Saya menganggap kalau diri saya termasuk beruntung,” ujarnya di wawancara Juve TV.
Dirinya juga senang banyak orang yang masih peduli dan memberikan dukungan moril kepadanya.“Sampai sekarang sudah ada ledakan pemberitaan media yang sangat besar. Banyak orang menuliskan pesan dukungan dan doa kepada saya. Saya sangat berterima kasih kepada kalian semua.”
Sang pemain bernomor punggung 25 ini berharap seluruh pihak dapat menangani Corona dengan serius. Dirinya tidak ingin ada pihak yang masih menganggap remeh urusan ini. Dengan mengatasi bersama masalah ini tentu saja penyebaran corona yang berasal dari Cina akan segera terhenti.
Selanjutnya, Daniele Rugani ingin segera pulang kerumahnya dan memeluk orang-orang yang dicintainya. Dirinya sangat merasa kesepian dikarantina ini namun ini demi menjaga kesehatan semua pihak. Dirinya juga berharap dapat lebih kuat daripada sebelumnya dalam hal fisik dan jiwanya.“Saya berharap masalah ini (penyebaran virus dan penanganan cepat) bisa berfungsi efektif untuk meningkatkan kesadaran, terutama bagi mereka yang belum memahami betapa seriusnya masalah ini. Saya pasti akan melalui masalah ini dengan baik.”
“Saya berharap kita semua akan melalui masalah ini dengan baik juga dan bahkan menjadi lebih kuat daripada sebelumnya. Yang namanya karantina itu sangat sulit, bahkan lebih sulit lagi karena saya sendirian, jadi saya tidak sabar lagi untuk bisa merangkul semua orang yang saya cintai,” pungkasnya.