Rekrutan Anyar Persija Jakarta, Alfath Fathier juga mengaku mendapatkan teror dari oknum suporter. Berita bola peneroran ini muncul sejak pindah dari Madura United ke Persija Jakarta pada musim 2020 ini. Banyak teror yang dialami pemain 23 tahun ini sejak dirinya gagal ke Persib Bandung.

Seperti yang kita ketahui kalau Alfath Fathier merupakan pemain asal Bandung. Sebelumnya dirinya dikabarkan akan segera memperkuat klub asal kampung halaman tersebut. Namun nyatanya dirinya malah bergabung dengan rival mereka Persija Jakarta.

Rumornya itu sama dengan yang terjadi kepada Evan Dimas yang juga pindah ke Persija Jakarta. Padahal sebelumnya dirinya dikabarkan juga akan memperkuat klub kelahiranya, Persebaya Surabaya.  Evan Dimas pun beberapa waktu lalu mendapatkan teror berupa tulisan yang dipasang dirumahnya.

Alfath Fathier pun menanggapi hall seperti itu dengan lapang dada saja. Karena menurutnya teror dari suporter yang kecewa sudah pasti ada dalam dunia sepak bola. Meskipun dirinya tidak mendapatkan teror sehebat yang diterima oleh Evan Dimas.

“Ya mungkin kalau teror seperti Evan Dimas yang dibikin spanduk di rumah, mungkin saya tidak,” ungkap Alfath kepada awak media, selepas sesi latihan Persija, Senin (13/1) dilansir dari berita bola Goal.

“Mungkin hanya teror di media sosial, dan itu bagi saya sudah biasa,” sambungnya.

Persija Jakarta memperkenalkan Fathier dengan cara membuat video yang unik. Dimana Fathier mengunakan sedikit bahasa sunda yang mana artinya dirinya ingin pergi ke Persija Jakarta. Ucapan dirinya dalam video itu menjadi ledekan dilingkungan rumahnya saat ini.

“Misalkan saya lagi jalan keluar, ada yang mengejek-ngejek gitu karena kemarin tim media Persija Jakarta membuat konten ‘bade ke mana Kang’. Nah, saya cukup ketawa saja,” ucap Alfath lagi.